Polres Aru Libatkan GPM dan Pemkab Gelar Doa Bersama di Dobo

Berita Maluku, Berita Kepulauan Aru Dobo, Kepulauan Aru (DMS) – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Aru bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, TNI, dan pimpinan Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Dobo menggelar doa bersama di sejumlah titik yang sebelumnya menjadi lokasi bentrokan antarpemuda di Kota Dobo, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meredam konflik sekaligus memulihkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pascakericuhan yang melibatkan kelompok pemuda Lazer, Besi Tua, dan Kampung Pisang.

Wakapolres Kepulauan Aru, Kompol Djesy Batara, mengatakan kondisi Kamtibmas di Kota Dobo dan wilayah Kabupaten Kepulauan Aru mulai berangsur kondusif setelah aparat keamanan bersama pemerintah daerah melakukan berbagai langkah persuasif.

“Saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Dobo maupun Kabupaten Kepulauan Aru secara umum sudah mulai berangsur kondusif. Ini berkat kerja sama semua pihak, baik TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat maupun seluruh warga,” kata Djesy.

Ia menjelaskan, doa bersama dilaksanakan di sejumlah lokasi yang sebelumnya menjadi titik rawan bentrokan, yakni Kampung Pisang, Lorong Lazer, Besi Tua, hingga kawasan perempatan SD Inpres 1 dan SD Inpres 2 Dobo. Kegiatan tersebut melibatkan personel TNI-Polri, pemerintah daerah, para lurah, ketua RT, pimpinan dan jemaat GPM Dobo serta masyarakat setempat.

Menurut Djesy, kegiatan doa bersama tidak hanya menjadi bentuk ikhtiar spiritual, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan serta mengajak masyarakat mengakhiri konflik.

“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga persaudaraan, menahan diri, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi atau isu yang dapat memicu konflik baru,” ujarnya.

Selain pendekatan humanis, aparat gabungan TNI-Polri tetap memperketat pengamanan di sejumlah titik strategis. Sebuah pos pengamanan juga didirikan di kawasan Rombengan, Jalan Ali Moertopo, Dobo, sebagai pusat pemantauan situasi keamanan.

Polres Kepulauan Aru juga mengintensifkan patroli malam melalui Unit Reaksi Cepat (URC), Patroli Reaksi Cepat (PRC) bersama personel TNI, serta dukungan Brimob Kompi C Pelopor untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

“Kami tetap meningkatkan patroli dan pengamanan agar masyarakat merasa aman menjalankan aktivitasnya. Kehadiran aparat di lapangan merupakan bentuk komitmen kami menjaga situasi tetap kondusif,” tegas Djesy.

Sebelumnya, bentrokan antarkelompok pemuda di Kota Dobo mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka-luka. Aparat gabungan bergerak cepat mengendalikan situasi sehingga konflik tidak meluas.

Menutup keterangannya, Wakapolres mengimbau seluruh masyarakat agar mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan dan bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Kepulauan Aru.

“Mari kita jaga keamanan yang sudah mulai kondusif ini. Jangan mudah terprovokasi, dan apabila ada persoalan, selesaikan melalui komunikasi dan musyawarah demi terciptanya kedamaian di Kabupaten Kepulauan Aru,” pungkasnya